Menu Tutup

Tradisi Sekura

Hai Sahabat PENA!

Kali ini kita bakal meluncur ke Pulau Sumatera tepatnya di Kabupaten Lampung Barat yang memiliki tradisi unik bernama Topeng Sekura. Topeng merupakan salah satu ragam kesenian yang tidak dapat dipisahkan dari khazanah budaya tradisional Lampung, yang telah berkembang sejak provinsi paling timur di Pulau Sumatera ini berada di bawah Kesultanan Banten ada juga yang memaparkan jika Tradisi Sekura diperkirakan lahir pada abad ke-9.

Sekura berasal dari kata (Sekukha) yang berarti penutup wajah. Tradisi topeng sekura sendiri sering disebut-sebut sebagai hasil dari adanya asimilasi budaya Hindu dan Islam di kawasan Lampung. Pada dasarnya topeng sekura terbagi menjadi dua yaitu Sekura Betik (simbol kebaikan) dan Sekura Kamak (simbol keburukan) yang membedakannya yaitu pada kostum yang dikenakan.

Pesta topeng ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus mempererat tali persaudaraan. Pesta rakyat ini selalu diadakan ketika menyambut hari raya idul fitri. Dalam acara ini, peserta acara diwajibkan mengenakan topeng dengan berbagai karakter dan ekspresi kemudian akan berkeliling kampung. Selama berkeliling, para warga akan menari dengan riang dan mengeluarkan suara-suara. Topeng juga dilengkapi aksesori aneka warna. Dalam pesta sekura, berbagai kalangan ikut terlibat aktif dan berbaur menjalin kebersamaan. Pelaksanaan tradisi Sekura juga dimanfatkan warga untuk silaturahmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *