Menu Tutup

Sekilas Tentang Budaya Reog Sunda

Hai Pemuda Indonesia,👋🏼
Siapa sih yang nggak pernah denger kata Sunda? Pasti sudah sering sekali, apalagi kalau berbicara tentang kebudayaannya.

Reog sunda, loh emang di Sunda ada juga kesenian Reog? Yuuk mari simak dulu penjelasannya.

Jadii, Reog Sunda adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Yang didalamnya memadukan nyanyian, lawakan, cerita sosial, seni tari, dan diiringi instrumen khas sunda yaitu Dogdog. Pada awalnya, kesenian ini digunakan sebagai media dakwah atau penerangan, lalu seiring berkembangnya jaman seni ini bertambah fungsinya sebagai media hiburan.

Reog Sunda dimainkan oleh empat orang dengan perannya masing-masing. Ada yang berperan sebagai Dalang sebagai pengendali permainan yang membawa alat musik yang disebut Tilingtingtit, berperan sebagai Wakil Dalang yang membawa alat yang disebut dengan Penempas. Dan sisanya berperan sebagai peran pembantu yang membawa alat musik Brangbang dan Badublang.

Pertunjukan Reog Sunda diawali dengan intro yang disebut dengan ‘tatalu’, yaitu ketika para pemain masuk area panggung sambil menabuh alat musik Dogdog dan berputar mengelilingi area panggung kemudian membentuk barisan. Setelah ‘tatalu’, Dalang memperkenalkan grup Reog Sunda tersebut diikuti dengan para pemain yang memperkenalkan dirinya masing-masing. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu tradisional asal Sunda seperti kidung, jaipong, dan lain-lain.

Penyajian lagu dalam mengiringi Reog Sunda ini cukup beragam, seperti kadipaten, rereongan, tilil, sisindiran, sintren, dan lain sebagainya. Selain itu, ada juga 2 macam pola di dalam penyajian Reog Sunda, yaitu pola tabuhan kempringan (bertempo lambat) sebagai pengiring lagu serta pola kekeringan (bertempo cepat) biasanya ditampilkan di babak awal pertunjukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *