Menu Tutup

Rainbow Reading Garden

Halo sahabat PENA!

Pernahkah kita berfikir betapa beruntungnya kita yang memiliki banyak kesempatan dan akses untuk membaca buku?

Mungkin diantara kita telah mengganggap membaca buku adalah hal yang lumrah dilakukan dimana dan kapan saja, perpustakaan daerah, digital library, dan banyak kesempatan yang kita miliki untuk mengakses buku secara offline atau online.

Namun, pernakah sahabat mengetahui bahwa anak-anak di Indonesia Timur mereka sangat kesulitan untuk mengakses buku. Padahal buku adalah salah satu alternatif yang berguna untuk membawa seseorang pada kesuksesan. Itulah untaian kata-kata yang melatarbelakangi seoarang Nila Tanzil untuk mendirikan sebuah Taman Bacaan Pelangi di pulau-pulau terpencil di Indonesia Timur.

Nila mengatakan bahwa setiap anak bangsa memilki kesempatan yang sama dalam pendidikan, termasuk akses untuk membaca buku. Ia percaya bahwa jatuh cinta pada buku akan membawa anak-anak untuk berani bermimpi besar.

Ayo sahabat PENA, Indonesia masih butuh lebih banyak pemuda yang peduli terhadap kualitas pendidikan bangsa ini. Menyongsong tahun-tahun yang akan datang, Indonesia akan diuntungkan dengan bonus demografi yang melimpah, namun bonus tersebut tak akan berarti bila tidak didukung dengan pendidikan yang merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *